Sabtu, 31 Maret 2012

Tebak hewan apa ini???




 Hewan ini merupakan serangga yang tergolong ke dalam ordo Lepidoptera, atau 'serangga bersayap sisik' (lepis, sisik dan pteron, sayap). Hewan ini juga beristirahat atau hinggap dengan menegakkan sayapnya, ngengat hinggap dengan membentangkan sayapnya. Hewan ini biasanya memiliki warna yang indah cemerlang, ngengat cenderung gelap, kusam atau kelabu. Meski demikian, perbedaan-perbedaan ini selalu ada perkecualiannya, sehingga secara ilmiah tidak dapat dijadikan pegangan yang pasti. Hewan ini banyak disukai  manusia karena kecantikannya, akan tetapi sebaliknya jarang orang yang tidak merasa jijik pada ulat, padahal keduanya adalah makhluk yang sama. Umumnya hidup dengan mengisap madu bunga (nektar/ sari kembang). Akan tetapi beberapa jenisnya menyukai cairan yang diisap dari buah-buahan yang jatuh di tanah dan membusuk, daging bangkai, kotoran burung, dan tanah basah. Hewan ini dikenal sebagai serangga penyerbuk tanaman, yang membantu bunga-bunga berkembang menjadi buah. Sehingga bagi petani, dan orang pada umumnya, hewan ini sangat bermanfaat untuk membantu jalannya penyerbukan tanaman.

Tumbuhan apa ini??


Tumbuhan ini memiliki nama ilmiah  Orchidaceae yang merupakan satu suku tumbuhan berbunga dengan anggota jenis terbanyak.  Jenis-jenisnya tersebar luas dari daerah tropika basah hingga wilayah sirkumpolar, meskipun sebagian besar anggotanya ditemukan di daerah tropika. Kebanyakan anggota suku ini hidup sebagai epifit, terutama yang berasal dari daerah tropika. Organ-organnya yang cenderung tebal dan "berdaging" (sukulen) membuatnya tahan menghadapi tekanan ketersediaan air. Dengan demikian ia dapat hidup pada kondisi ketersediaan air yang rendah. Air diperoleh dari hujan, tetesan, embun, atau uap air di udara. Namun demikian, anggrek tidak ditemukan di daerah gurun karena perakarannya tidak intensif. Tumbuuhan ini  menyukai cahaya matahari tetapi tidak langsung sehingga ia biasa ditemukan di alam sebagai tumbuhan lantai hutan atau di bawah naungan. Sebagai tanaman hias, anggrek tahan di dalam ruang. Akar serabut, tidak dalam. Jenis-jenis epifit yaitu mengembangkan akar sukulen dan melekat pada batang pohon tempatnya tumbuh,namun tidak merugikan pohon inang. Ada pula yang tumbuh geofitis,dengan istilah lain terrestria artinya tumbuh di tanah dengan akar-akar di dalam tanah. Ada pula yang bersifat saprofit, tumbuh pada media daun-daun kering dan kayu-kayu lapuk yang telah membusuk menjadi humus.

Selasa, 27 Maret 2012

Tugas IAD 2


Alam Semesta dan Isinya
          Alam semesta atau jagad raya kata ini digunakan untuk menjelaskan seluruh ruang waktu kontinu di mana kita berada, dengan energi dan materi yang dimilikinya pada pertengahan pertama abad ke-20. Usaha untuk memahami pegertian alam semesta dalam lingkup ini pada skala terbesar yang memungkinkan, ada pada kosmologi, ilmu pengetahuan yang berkembang dari fisika dan astronomi.
Pada pertengahan terakhir abad ke-20, perkembangan kosmologi berdasarkan pengamatan, juga disebut fisika kosmologi, mengarahkan pada pembagian kata alam semesta ini, antara kosmologi pengamatan dan kosmologi teoritis; yang (biasanya) para ahli menyatakan tidak ada harapan untuk mengamati keseluruhan dari ruang waktu kontinu, kemudian harapan ini dimunculkan, mencoba untuk menemukan spekulasi paling beralasan untuk model keseluruhan dari ruang waktu, mencoba mengatasi kesulitan dalam mengimajinasikan batasan empiris untuk spekulasi tersebut dan risiko pengabaian menuju metafisika. Mikrokosmos adalah benda-benda yang mempunyai ukuran sangat kecil, misalnya atom, elektron, sel, amuba, dan sebagainya. Sedang makrokosmos adalah benda-benda yang mempunyai ukuran yang sangat besar, misalnya bintang, planet, dan galaksi.
Teori Terbentuknya Alam Semesta
a.      Teori Ledakan (Big Bang)

             Teori ledakan ini bertolak dari asumsi adanya suatu masa yang sangat besar sekali dan mempunyai berat jenis yang sangat besar, meledak dengan hebat karena adanya reaksi inti. Masa itu kemudian berserak mengembang dengan sangat cepatnya menjauhi pusat ledakan.
Setelah berjuta-juta tahun, masa yang berserak itu berbentuk kelompok-kelompok yang galaksi yang ada sekarang. Mereka terus bergerak menjauhi titik pusatnya. Teori ini didukung oleh kenyataan dari pengamatan bahwa galaksi-galaksi itu memang bergerak menjauhi titik pusat yang sama.

b. Teori eksplansi dan kontraksi

             Teori ini berlandaskan pemikiran bahwa ada suatu siklus dari alam semesta yaitu “masa ekspansi” dan “masa kontraksi”. Diduga bahwa siklus in berlangsung dalam waktu 30juta tahun. Dalam masa ekspansi terbentuklah galaksi-galaksi serta bintang-bintangnya.ekspansi ini didukung oleh adanya tenaga yang bersumber dari reaksi inti hidrogen yang pada akhirnya akan membentuk berbagai unsur-unsur yang terbentuk menyusut dengan mengeluarkan tenaga berupa panas yang sangat tinggi. Kedua teori ini (teori ledakan maupun teori ekspansi kontraksi) mendukung suatu kebenaran bahwa partikel yang ada pada zaman sekarang ini berasal dari partikel yang ada pada zaman dahulu. Berdasrkan teori ekspansi dan kontraksi mka sebenarnya alam semesta ini tidak berawal dan tidak berakhir.
c. Teori Keadaan Tetap
Kalau kita kembali ke tahun 1948, tidaklah ditemukan informasi yang cukup untuk menguji teori letusan hebat itu. Ahli Astronomi Inggris Fred Hoyle dan beberapa ahli astro-fisika Inggris mengajukan teori yang lain, teori keadaan tetap yang menerangkan bahwa jagat raya tidak hanya sama dalam ruang angkasa –asas kosmologi- tetapi juga tak berubah dalam waktu asas kosmologi yang sempurna. Jadi, asas kosmologi diperluas sedemikian rupa sehingga menjadi “sempurna” atau “lengkap” dan tidak bergantung pada peristiwa sejarah tertentu. Teori keadaan tetap berlawanan sekali dengan teori letusan hebat.
Dalam teori kedua, ruang angkasa berkembang menjadi lebih kosong sewaktu berbagai galaksi saling menjauh. Dalam teori keadaaan tetap, kita harus menerima bahwa zat baru selalu diciptakan dalam ruang angkasa di antara berbagai galaksi, sehingga galaksi baru akan terbentuk guna menggantikan galaksi yang menjauh. Orang sepakat mengatakan bahwa zat baru itu ialah hydrogen, yaitu sumber yang menjadi asal usul bintang dan galaksi.

Anggota Sistem Tata Surya
      A.    Matahari
Pada dasarnya matahari merupakan salah satu bintang yang berada di tata surya dan menjadi pusatnya. Matahari termasuk bintang karena dapat menghasilkan energi cahaya sendiri. Cahaya matahari dibandingkan bintang yang lain terasa lebih cemerlang. Hal itulah yang menyebabkan pada waktu siang hari kita tidak dapat melihat bintang selain matahari. Matahari merupakan anggota Tata Surya yang paling besar, karena 98% massa Tata Surya terkumpul pada matahari.  Di samping sebagai pusat peredaran, matahari juga merupakan pusat sumber tenaga di lingkungan tata surya. Wujud matahari adalah bola gas berpijar yang sangat besar. Berpijarnya bola gas tersebut disebabkan oleh adanya reaksi fusi di bagian inti matahari. Oleh karena itu. inti matahari mempunyai suhu yang paling tinggi dibandingkan bagian-bagian yang lain.

B. Planet
Ciri Ciri Planet: Mengorbit ke matahari, telah menyingkirkan obyek obyek lain di sekitar orbitnya, tidak memiliki sumber cahaya, dan memiliki satelit.

Untuk mengetahui ciri ciri kedelapan planet anggota tata surya kita, perhatikan keterangan berikut:
1.      Merkurius
a.      Planet terdekat jaraknya dengan matahari ( 58 Juta Km dari matahari ).
b.      Beredar mengelilingi matahari dalam waktu 88 hari .
c.       Rotasinya memerlukan waktu 59 hari.
d.      Temperatur bagian yang disinari matahari mencapai 400 derajat C, yang tidak terkena sinar matahari suhunya 200 derajat C.
e.      Permukaan planet tersebut penuh dengan kawah kawah dan cekungan cekungan.
2.      Venus
a.      Dikenal sebagai bintang timur atau bintang senja. Muncul menjelang matahari terbit  ( jam 4 pagi ) dan terbenam ( jam 5 sore ).
b.      Atmosfernya memiliki sifat rumah kaca yaitu panas yang diterima dari matahari tidak dapat membias keluar dari atmosfernya .
c.       Suhu rata rata 477 derajat C.
d.      Topografinya berupa pegunungan dengan formasi tua dan muda.
e.      Susunan atmosfernya terdiri dari karbondiosikda dan sejumlah kecil nitrogen serta uap air.
3.      Bumi
a.      Planet yang di dalamnya terdapat kehidupan.
b.      Bumi mempunyai satu satelit yaitu bulan .
c.       Rotasi bumi adalah 23 jam 56 menit dan memiliki masa revolusi sekitar 365 hari 6 jam.
4.      Mars
a.      Dikenal dengan nama bintang merah.
b.      Mempunyai 2 satelit yaitu Deimos dan Phobos.
c.       Suhu rata rata dingin, hal ini disebabkan karena atmosfernya sangat tipis.
d.      Mempunyai gunung berapi, jurang, dan kawah yang luas.
e.      Kutubnya berteras teras dan diselimuti oleh es.
f.        Rotasi Mars: 24 jam 37 menit, Revolusi: 687 hari.

5.      Jupiter
a.      Merupakan planet paling besar di dalam tata surya.
b.      Rotasinya: 10 jam, revolusi: 12 tahun.
c.       Mempunyai 16 satelit. Satelit terbesarnya bernama Ganymade dengan diameter 130.000 Km.
d.      Planet ini lembek, permukaannya hanya berupa gas helium dan hidrogen cair yang terbungkus awan yang bergerak.
6.      Saturnus
a.      Merupakan planet terbesar kedua setelah Jupiter dan salah satu planet yang memiliki cincin. Cincin tersebut merupakan gumpalan es.
b.      Revolusinya 30 tahun. Rotasinya: 10,5 jam.
c.       Mempunyai 10 satelit. Satelit terbesarnya bernama Titan.
7.      Uranus
a.      Terdiri atas gas utama yang berupa hidrogen, metana dan helium, serta mengandung es.
b.      Rotasinya berlawanan dengan arah rotasi bumi membuat salah satu sisinya seperti sebuah gasing yang rebah.
c.       Revolusi: 84 tahun, rotasinya: 11 jam.
d.      Planet ini mempunyai 5 satelit, yaitu: Miranda, Titania, Ariel, Oberon dan Umbriel.
8.      Neptunus
a.      Berbentuk sebuah cakram yang berwarna kehijauan yang tidak terlihat oleh mata telanjang.
b.      Rotasinya: 16 jam, revolusi: 165 tahun.
c.       Mempunyai 2 satelit, yaitu Triton  dan Neroid.
d.      Planet ini terdiri atas air, batuan, gas amonia dan metana.
C.     Planet Kerdil
Ciri Ciri: mengorbit matahari, mempunyai bentuk hampir bulat, belum menyingkirkan obyek obyek lain di sekitar orbitnya, bukan satelit.
Contoh planet kerdil: plutp, ceres dan xena.
D.    Meteor
Ada beberapa istilah yang perlu kita pahami:
1.      Meteoroid adalah anggota tata surya yang diperkirakan berasal dari potongan komet dan pecahan pecahan asteroid. Meteoroid ini berterbangan tak beraturan di ruang angkasa.
2.      Meteor adalah meteoroid yang masuk ke dalam atmosfer bumi. Meteoroid yang jatuh ke bumi dengan laju tinggi menembus atmosfer dan terbakar sehingga menimbulkan cahaya. Nyala tersebut tampak dari bumi sebagai bintang jatuh. Bintang jatuh inilah yang disebut meteor.
3.      Meteorit adalah meteor yang jatuh sampai ke permukaan bumi.
Contoh:
a.      Meteorit dengan masa 34.000 Kg, yaitu meteor ahnitudo yang ditemukan di Green Land, tahun 1897.
b.      Meteorit Arizona, yaitu sebuah meteor yang sangat besar yang jatuh di Arizona sehingga membentuk kawah yang dikenal sebagai kawah Baringer. Masa mencapai 50.000 ton, kedalaman tempat jatuhnya mencapai 190 m dengan diameter 1400 m.
E.     Komet
Komet ialah benda langit yang mengelilingi matahari dengan lintasan lonjong. Benda langit ini disebut bintang berekor atau lintang kemukus. Bagian komet terdiri atas kepala komet dan ekor komet. Kepala komet tampak lebih cemerlang dan lebih besar dari ekor komet. Arah ekor komet selalu menjauhi matahari, hal ini disebabkan ketika komet mendekati panas matahari, permukaannya menguap dan keluarlah ekor gas yang besar. Panjangnya bisa mencapai 100 juta km.
F.      Asteroid
Asteroid atau planetoid atau planet minor adalah planet planet kecil yang sangat banyak dan beredar pada orbitnya  diantara orbit Mars dan Yupiter. Ukuran asteroid bervariasi ada yang hanya berdiameter 1 km dan yang lainnya kebanyakan sebesar bulan. Terdapat asteroid yang sangat banyak dalam tata surya. Sekalipun jarak antar asteroid sekitar 1 juta meter, namun tidak tertutup kemungkinan terjadi tabrakan diantara sesamanya. Jika terjadi tabrakan maka asteroid itu akan hancur menjadi meteoroid. Asteoroid yang terbesar ialah Ceres yang bergaris tengah 480 Mil dan beredar mengelilingi matahari dalam waktu 4,5 tahun. Tiap tiap asteroid memiliki orbit yang berbeda. Asteroid terdiri atas nikel, besi dan batu. Selain itu unsur karbon yang banyak akan mengakibatkan warnanya gelap kehitam hitaman.

Lapisan- lapisan pada Planet Bumi

          Garis tengah bumi dari kutub kekutub =7900 mil, sedangkan bila dihitung secara ekoatorial sama dengan 7923 mil. (1 mil = 1,6 km). Berat jenisnya 5,5 sedang beratnya 6,6 X1021 ton. Bumi diselimuti oleh gas yang disebut atmosfer pada permukaan bumi ada lapisanair yang disebut hidrosfer. Bagian bumi yang dapat terdiri dari kulit atau lithosfer dan bagi inti sdisebut centrosfer.

1. Lithosfer dan centrosfer
Lithosfer ini tebal nya hanya 20 mil atau kra-kira 30.000 meter namun inilah bagian yang fital bagi kehidupan manusia yaitu yang berupa benua dan pulau-pulau tempat tiggal kita.

2. Hidrosfer
Hidrosfer tidak sepenuhnya menyelimuti bumi kira-kira hanya 71% saja. Terdiri sebagian besar dari samudra dan lautan. Es pada kutub-kutub utara dan selatan bumi termasuk hidrosfer. Kedalam laut rata-rata adalah 400 m. Laut terdalam terdapat didekat pulau gaung yang kira-kira dalamnya 11000 m.

3. Atmosfer
tebal atmosfer sampai setinggi 3000 mil terhitung dari permukaan air laut, hampir 90% dari jumlah berat atmosfer terdapat pada lapisan bawah yang setebal 10 mil, atmosfer dapat dibagi menjadi tiga lapisan yaitu:
                      a.  Troposfer
Lapisan udara pertama yang meliputi bumi setebal 10 mil pada katulistiwa dan menipis sampai 5 mil pada kutub-kutub bumi, hampir smua uap air yang terkandung diudara trdapat pada trosposfer ini, berkenaan dengan itu pula maka adanya hujan angin, badai salju,awan dan sebagainya semua terdapat pada lapisan ini.
          b.   Stratosfer
Mulai dari 10-50 mil diatas bumi. Temperatur rata-rata adalah -670F (-550C. Kapal terbang sebenarnya masi bisa melakukan perjalanan pada batas terendah dari srtatosfer ini asalkan semua pintu kabin dapat ditutup rapat dan udara didalam diatur terutama konsentrasi oksigen sehingga serupa seperti ditroposfer. Dalam stratosfer ini ada lapisan Ozon (yaitu oksgen yang mempunyai tiga atom O dalam sati molekul, oksigen biasa terdiri dari dua atom) lapisan ii sangat fital bagi kehidupan kita karena lapisan ini dapat menolak datangnya sinar ultra violet dari matahari dengan kadar yang tinggi yang dapat merusakkan semua jasat hidup.
           c.  Ionosfer
Lapisal diatas 50 mil disebut ionesferd karena lapisan ini tekana udara sangat rendah sekali sehingga semua partkel yangada disitu terurai menjadi ion-ionnya.

Teori Terbentuknya Bumi


1.      Teori Apungan benua (Wegener)
Semua daratan berasal dari satu benua besar yang disebut pangea. Asumsinya didasari oleh:
a.      Terdapat  kesamaan yang mencolok antara garis kontur pantai timur Benua Amerika Utara dan Selatan dengan garis kontur pantai barat Eropa dan Afrika.
b.      Bentangan-bentangan samudra dan benua-benua mengapung sendiri-sendiri.
c.       Batas Samudra Hindia semakin mendesak ke utara. Anak benua India semakin menyempit dan makin mendekati ke Benua Eurasia, sehingga menimbulkan lipatan Pegunungan Himalaya.
d.      Green land semakin mendekat ke Amerika Utara

2.      Teori Kontraksi
Bumi telah mengalami pendinginan dalam jangka waktu yang sangat lama. massa yang sangat panas bertemu dengan udara dingin membuatnya mengerut. Zat yang berbeda-beda menyebabkan pengerutan yang tidak sama antara 1 tempat dan tempat lain (James Dana dan Elie Baumant)

3.      Teori Laurasia-Gondwana
Muka bumi selalu mengalami perubahan atau perkembangan. Perubahan ini terus berlangsung hingga kini, ditunjukan dengan adanya pergeseran daratan (benua). Jika dirunut pada sejarah masa lalu, sebenarnya benua2 di muka bumi pernah berkumpul menyatu, menjadi sbuah benua besar (supercontinent) brnama Laurasia di utara, dan Gondwana di selatan. Kedua benua ini secara perlahan-lahan bergerak ke arah ekuator. Rotasi bumi membuat sebagian benua terakumulasi di daerah ekuator dan bumi barat. PAda perkembangannya, benua ini pecah dan memisah saling menjauh. Dan membentuk kondisi seperti sekarang ini (5 benua).(Eduard Suess)

4.      Teori lempeng tektonik
Teori ini adalah yang paling masuk akal dan diterima diseluruh dunia oleh ahli geologi.
Kerak bumi dan lapisan litosfer mengapung diatas astenosfer, sehinga dianggap satu daerah yang saling berhubungan karena adanya aliran konveksi yang keluar di bagian tengah dasar samudra.

http://pinterdw.blogspot.com/2012/01/teori-terbentuknya-bumi.html
http://edukasi.kompasiana.com/2012/01/10/teori-terbentuknya-alam-semesta-tata-surya-dan-bumi/
http://www.scribd.com/saniyJONAS/d/74449212-Bab4-Ruang-Lingkup-Ilmu-Pengetahuan-Alam
http://hamlandz.blogspot.com/2011/07/makalah-ilmu-alamiah-dasar-ruang.html

Tugas IAD 1


Pengertian Ilmu Alamiah Dasar?

lmu alamiah atau sering disebut ilmu pengetahuan alam (natural science) merupakan pengetahuan yang mengkaji tentang gejala-gejala dalam alam semesta, termasuk di muka bumi ini, sehingga terbentuk konsep dan prinsip. IAD hanya mengkaji konsep-konsep dan prinsip-prinsip dasar yang esensial saja.
A.MANUSIA YANG BERSIFAT UNIK
Ciri-ciri manusia
a.Organ tubuhnya kompleks dan sangat khusus, terutama otaknya
b.Mengadakan metabolisme atau pertukaran zat, (ada yang masuk dan keluar)
c.Memberikan tanggapan terhadap rangsangan dari dalam dan luar
d.Memiliki potensi untuk berkembang biake.Tumbuh dan bergerak
f.Berinteraksi dengan lingkungannnya
g.Sampai pada saatnya mengalami kematiian
Manusia adalah makhluk yang lemah dibanding makhluk lain namun dengan akal budinya dan kemauannya yang sangat kuat maka manusia dapat mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan ilmu pengetahuan dan teknologi manusia dapat hidup dengan lebih baik lagi. Akal budinya dan kemauannyayang sangat kuat itulah sifat unik dari manusia.
Perkembangan Alam Pikiran Manusia
Manusia yang mempunyai rasa ingin tahu yang sangat tinggi terhadap rahasia alam mencoba menjawab menggunakan pengamatan dan menggunakan pengalaman, tetapi upaya itu sering tidak terjawab secara memuaskan. Pada manusia kuno untuk memuaskan mereka menjawab sendiri.
Mitos, Penalaran, Cara Memperoleh Pengetahuan
Mitos adalah pengetahuan baru yang muncul antara kombinasi pengalaman dan kepercayaan. Legenda adalah suatu kumpulan cerita-cerita mitos, sedangkan cerita rakyat adalah cerita pada masa lampau yang menjadi ciri khas setiap bangsa yang memiliki kultur budaya yang beraneka ragam mencakup kekayaan budaya dan sejarah yang dimiliki masing-masing bangsa.
Pengetahuan manusia dimulai dari rasa ingin tahu manusia itu sendiri. Rasa ingin tahu ini sudah dimiliki manusia sejak kecil. Banyak cara untuk memuaskan rasa ingin tahu manusia. Anak yang belum dapat bertanya senang mencoba-coba hal yang tidak diketahuinya. Sebagai contoh, anak kecil senang memasukan barang-barang ke dalam mulutnya hanya untuk memuaskan rasa ingin tahunya. Di tahap selanjutnya anak-anak akan banyak bertanya contohnya “itu apa ?”, “ini bagaimana?” itu hal yang lumrah dilewati oleh manusia untuk pengembangan diri. Rasa ingin tahu tersebut akan terpuaskan bila diperoleh pengetahuan yang dia pertanyakan dengan hal yang benar.
Keterbatasan manusia dalam menalarkan sesuatu, ini dikarenakan kemampuan berpikir manusia pada saat itu masih latih. Sehingga pemikiran yan dihasilkan dapat benar dan dapat pula salah.
Metode Ilmiah
            Pendekatan ilmiah adalah pengetahuan yang didapatkan melalui percobaan yang terstruktur dan dikontrol oleh data-data empiris. Percobaan ini dibangun diatas teori-teori terdahulu sehingga ditemukan pembenaran-pembenaran atau perbaikan-perbaikan atas teori sebelumnya. Dan dapat diuji kembali oleh siapa saja yang ingin memastikan kebenarannya.
            Pada pendekatan non ilmiah ada beberapa pendekatan yakni akal sehat, intuisi, prasangka, penemuan dan coba-coba dan pikiran kritis.
  1. Akal sehat
Menurut Conant yang dikutip Kerlinger (1973, h. 3) akal sehat adalah serangkaian konsep dan bagian konseptual yang memuaskan untuk penggunaan praktis bagi kemanusiaan. Konsep merupakan kata yang dinyatakan abstrak dan dapat digeneralisasikan kepada hal-hal yang khusus. Akal sehat ini dapat menunjukan hal yang benar, walaupun disisi lainnya dapat pula menyesatkan.
2.      Intuisi
Intuisi adalah penilaian terhadap suatu pengetahuan yang cukup cepat dan berjalan dengan sendirinya. Biasanya didapat dengan cepat tanpa melalui proses yang panjang tanpa disadari. Dalam pendekatan ini tidak terdapat hal yang sistemik.
  1. Prasangka
Pengetahuan yang dicapai secara akal sehat biasanya diikuti dengan kepentingan orang yang melakukannya kemudian membuat orang mengumumkan hal yang khusus menjadi terlalu luas. Dan menyebabkan akal sehat ini berubah menjadi sebuah prasangka.
  1. Penemuan coba-coba
Pengetahuan yang ditemukan dengan pendekatan ini tidak terkontrol dan tidak pasti. Diawali dengan usaha coba-coba atau dapat dikatakan trial and error. Dilakukan dengan tidak kesengajaan yang menghasilkan sebuah pengetahuan dan setiap cara pemecahan masalahnya tidak selalu sama. Sebagai contoh seorang anak yang mencoba meraba-raba dinding kemudian tidak sengaja menekan saklar lampu dan lampu itu menyala kemudian anak tersebut terperangah akan hal yang ditemukannya. Dan anak tersebut pun mengulangi hal yang tadi ia lakukan hingga ia mendapatkan jawaban yang pasti akan hal tersebut.
  1. Pikiran Kritis
Pikiran kritis ini biasa didapat dari orang yang sudah mengenyam pendidikan formal yang tinggi sehingga banyak dipercaya benar oleh orang lain, walaupun tidak semuanya benar karena pendapat tersebut tidak semuanya melalui percobaan yang pasti, terkadang pendapatnya hanya didapatkan melalui pikiran yang logis.

Langkah- langkah operasional metode Ilmiah
1.      Penginderaan, merupakan suatu aktivitas melihat, merasakan, mengecap suatu objek tertentu
2.      Masalah dan problema, mengemukakan masalah dengan kata lain memberi pertanyaan apa dan bagaimana
3.      Hipotesis, jawaban sementara pertanyaan yang kita ajukan
4.      Eksperimen, dari ini ilmu non alamiah dan alamiah dapat dipisahkan
5.      Teori, dengan adanya eksperimen yang dilakukan peneliti maka terciptalah suatu teori.
Keterbatasan peranan metode Ilmiah
1.      Bidang ilmu alamiah, yang menentukan bidang ilmu alamiah adalah metode Ilmiah, karena bidang ilmu alamiah adalah wahana dimana metode ilmiah diterapkan, sebaliknya bidang non alamiah adalah wahana dimana metode ilmiah tidak dapat diterapkan
2.      Tujuan alamiah, membentuk dan menggunakan teori ilmu alamiah hanya dapat mengemukakan bukti kebenaran dengan kata lain untuk kebenaran sementara adalah “teori”.